

Para awak perahu semang yang berhasil diselamatkan akibat musibah kecelakaan yang dilaminya setelah perahu yang ditumpangi diterjang ombak besar, Kamis, (19/1), kemarin. (FOTO: Humas SAR Merauke)
*Semua ABK Selamat
MERAUKE- Sebuah perahu semang berukuran kecil, terbalik di pesisir pantai Bina Loka, Lampu Satu, Kelurahan Samkai Merauke, Kamis (19/1) sekitar pukul 05.30 WIT. Dalam kecelakaan ini, salah satu dari 6 awak perahu yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya berhasil diselamatkan. Perihal kecelakaan ini dilaporkan oleh Dovi selaku pemilik perahu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada pukul 08.50 WIT.
Dalam laporannya via telepon, Dovi menceritakan bahwa perahunya yang berawak 6 orang nelayan terbalik akibat diterjang ombak besar. Adapun data korban perahu semang terbalik tersebut adalah Alexander (23) sebagai nahkoda, Ahmad Saleh (17) Marlius Hubol (21) Opan (27), Ramlan (36), dan William (22). Dari 6 orang tersebut, 5 diantaranya berhasil berenang ke tepian pantai. Namun masih ada satu lagi yang terombang-ambing di air dan membutuhkan pertolongan.
‘’Berdasarkan keterangan saksi selamat yang menceritakan kronologi kejadiannya bahwa perahu naas berwarna merah dan putih ini, Rabu (18/1) malam sekitar pukul 20.00 WIT bergerak keluar muara dengan tujuan mencari kepiting. Namun karena cuaca tidak bersahabat, maka perahu kembali ke dalam muara dan berlabuh sambil lego jangkar dan menunggu cuaca membaik,’’ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan.
Namun pada Kamis (19/1) pagi, perahu tersebut keluar lagi. Namun sesampainya di sekitar Pantai Bina Loka, perahu kandas dan tiba-tiba terhempas ombak besar dua kali yang menyebabkan perahu terbalik. Seluruh ABK tercebur ke air dan berupaya menyelamatkan diri.
Mempergunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), kata Supriyanto Ridwan, sekitar pukul 09.00 WIT, 6 personel Rescue bergerak menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian atas 1 awak kapal yang terpisah dengan rekan sesama ABK lain yang telah selamat lebih dahulu. Nasib baik bagi korban terakhir, karena tidak jauh dari lokasi kejadian melintas sebuah kapal lain dan menolong korban. Korban tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dan dibawa ke tepi pantai.(ulo/tho)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…