

MERAUKE-Nasib naas dialami seorang anak yang masih di bawah umur di Merauke bernama Raskal Guido Wongpae bersama temannya bernama Glen Abdul Ramadhan Intopiana.
Pasalnya, saat keduanya pulang salat subuh dari Masjid, korban Raskal dipukul 2 kali dan dibegal oleh 4 orang yang belum dikenal yang saat itu menggunakan 2 sepeda motor di Jalan Martadinata, Merauke. Kasus ini terjadi Sabtu (16/4) sekitar pukul 05.00 WIT.
Sementara temannya Glen dipukul 1 kali oleh salah satu dari pelaku tersebut. Orang tua Raskal bernama Paidin saat datang melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Merauke mengungkapkan, kasus begal ini terjadi pada saat anaknya dan temannya tersebut tiba di perempatan Lampu Merah RRI Merauke.
Kemudian ada 2 pengendara sepeda motor Yamaha Vixion Merah dan sepeda Honda Scupy merah berboncengan, kemudian korban dipukul sebanyak 2 kali sedangkan temannya tersebut dipukul satu kali. Setelah itu, para pelaku tersebut mengejar keduanya sampai di pertigaan jalan Martadinata-Jalan Postel dan korban langsung dibacok oleh salah satu dari pelaku tersebut dengan menggunakan parang di bagian kiri korban.
Setelah itu, para pelaku melarikan diri. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek sekitar 15 Cm. Orang tua korban mengaku tidak memiliki masalah dengan para pelaku tersebut bahkan anaknya tidak mengenal mereka. ‘’Tapi, mereka dengan mudahnya melakukan kejahatan dengan begal di jalan,’’ tandasnya.
Karena itu, orang tua korban pelaporkan kasus ini agar para pelaku diproses secara hukum. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kepala SPKT-1 Ipda Harisman, SIP, membenarkan kasus begal tersebut. ‘’Kasus ini kita serahkan ke Reskrim untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan,’’pungkasnya. (ulo/tho)
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…
Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…