Categories: MERAUKE

Pelaku Masih Diamankan,  Tunggu Laporan dari Keluarga Korban  

MERAUKE–Kepolisian Sektor Kurik, masih mengamankan AM, pelaku penganiayaan berat di  Kampung Baad, Distrik Animha Merauke terhadap korban  Konstantinus Gebze yang tulang tangan kirinya putus akibat ditebas parang.

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos di dampingi Kanit Reskrim Ipda Rusli Duwila ketika dihubungi media ini mengungkapkan, pelaku penganiayaan tersebut masih diamankan karena belum ada laporan polisi terkait kasus penganiayaan tersebut.

‘’Kita masih menunggu keluarga korban membuat laporan. Tapi, kalau hari ini tidak ada dari keluarga korban yang datang karena tempatnya yang jauh, besok kita dari  Polsek yang membuat laporan secara langsung atas  kejadian tersebut,’’ tandas Kapolsek.

    Menurutnya, jika  laporan sudah dibuat maka secara otomatis pelaku akan ditetapkan sebagai tersangka dan akan langsung ditahan. ‘’Kalau  sampai hari ini, statusnya masih diamankan.  Belum ditahan. Tapi, besok kalau sudah ada laporan polisi  langsung kita tahan,’’ jelasnya. 

Pelaku, lanjut  Kapolsek akan dijerat Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

   Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terkait dengan masalah HP pelaku yang dipinjam oleh calon mertua pelaku saat calon istri pelaku ke rumah orang tuanya. Tak terima HP dipinjamkan itu, pelaku menampar calon istrinya yang tengah hamil itu.

Calon istrinya kembali  ke rumah orang tuanya dan menyampaikan peristiwa yang dialaminya  tersebut ke orang tuanya. Saat pelaku datang ke rumah calon mertuanya untuk mengambil HP miliknya, korban ada di situ sehingga terjadi keributan sampai perkelahian.

Korban kemudian memukul pelaku dengan kayu dan tak diterima baik pelaku. Kemudian pulang mengambil parang. Sementara korban menyiapkan kampak. Saat balik, terjadi cekcok  dan perkelahian.

Korban  mengayunkan kampak dan mengenai legan pelaku, namun kampak itu terjatuh sehingga  pelaku balik menyerang korban dengan 6 kali luka tebasan di tubuh korban. Salah satunya  tulang tangan kiri korban putus. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

12 minutes ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

1 hour ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

1 hour ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

6 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

7 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

11 hours ago