

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan Panitia Urusan Rumah Tangga DPD RI Hasan Basri setelah menandatangani kerja sama kedua belah pihak untuk rencana pembangunan gedung DPD RI di Pusat Pemerintahan Papua Selatan di Eks KTM Salor Merauke, Sabtu (13/9) (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengapresiasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) memperjuangkan dana otonomi khusus (Otsus) agar tak dipangkas pemerintah pusat. Apresiasi itu disampaikan Gubernur Apolo Safanpo saat menerima Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI di ruang rapat kantor gubernur setempat, Sabtu (13/9) malam.
PURT DPD RI berkunjung ke Papua Selatan untuk meninjau proyek pembangunan pusat pemerintahan di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke sekaligus meminta dukungan kepada Gubernur Apolo terkait pembangunan Kantor DPD dikawasan pusat pemerintah Papua Selatan di Salor.
Dalam pertemuan, Gubernur Apolo menjelaskan terkait sejarah perkembangan Papua yang baru saja membangun ketika daerah lainnya seperti Aceh dan Ambon lebih dahulu membangun setelah Indonesia merdeka.
Menurutnya, Papua baru saja bergerak untuk membangun sekitar 1961, untuk itu sangat membutuhkan dukungan. Itulah sebabnya Papua meminta kekhususan dan afirmasi.
“Papua di wilayah pantai masih cukup baik, tapi wilayah pegunungan masih jauh,”kata Gubernur dalam pertemuan.
Gubernur mengapresiasi DPD RI yang memperjuangkan agar dana Otsus tak dipangkas oleh pemerintah pusat. Ia mengatakan, dana Otsus diperuntukan untuk percepatan pembangunan di Papua, kalau pemerintah pusat memotong dana itu, maka Papua tertinggal.
“Untuk itu, kami sangat apresiasi dan berterima kasih karena DPD RI sudah memperjuangkan agar dana Otsus tidak dipotong,”ujarnya.
Dia menyebut, pembangunan kantor gubernur, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan dan Kantor Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Sebab, jika menggunakan APBD Papua Selatan, tidak cukup untuk membangun ketiga kantor tersebut.
Untuk itu, kata dia, Papua Selatan membutuhkan dukungan dan bantuan agar mengejar ketertinggalan pembangunan sehingga bisa tercapai. Sementara terkait permintaan pembangunan Kantor DPD di kawasan pusat pemerintahan Papua Selatan, Gubernur Apolo menyatakan sangat mendukung bahkan akan terus mengawalnya.
Page: 1 2
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…