

Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Oknum anggota Polres Merauke berinisial Za yang melakukan penganiayaan terhadap kekasih gelapnya di Merauke kini menempati tempat atau tahanan khusus selama 5 hari.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, ditemui mengungkapkan bahwa pelaku saat ini masih ditangani oleh bagian propost.
“Saat ini, pelaku masih ditangani oleh bagian Provost. Yang bersangkutan menjalani penempatan khusus selama 5 hari dimulai Senin (14/8) kemarin,” katanya.
Menurut dia, setelah menjalani penempatan khusus oleh bagian Provost tersebut, kemudian pihaknya mulai melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Tapi saksi-saksi mulai kita periksa,” jelasnya.
Pelaku sendiri tambah Kasat Reskrim Haris Baltasar Nasution dijerat Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman pidana selama 7 tahun penjara.
Kasus penganiayaan ini dilakukan opleh pelkau Za terhadap korban Nuraidah (25) dengan cara memotong jari dan tangan korbannya karena diduga dibakar cemburu setelah mengetahui korban memiliki kekasih dengan pria lain.
Kemudian pelaku pada Sabtu (12/8) malam sekitar pukul 11.12 WIT menemui korban di rumah kakaknya di Jalan Seringgu, Merauke kemudian melakukan penganiayaan dengan cara membacok pungung korban jari tangan kiri yang menyebabkan 3 jari kiri korban putus dan tangan kanan yang juga nyaris putus. Antara korban dan pelaku telah menjalin hubungan gelap selama 4 tahun. (ulo/tho)
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…