

Aksi demo yang dilakukan mahasiswa di Kantor Telkom sehubungan dengan putusnya jaringan internet milik Telkom di Merauke sejak 4 Januari 2024 lalu. Tercatat 3 personel Polri terluka kena lembaran dari orang yeng menyelinap masuk bergabung dengan mahasiswa. (FOTO:Sulo/Cepos)
Saat Pengamanan Aksi Demo di Telkom
MERAUKE- Tercatat 3 personel Anggota Polres Merauke kena lemparan batu saat melakukan pengamanan aksi demo yang dilakukan mahasiswa di Merauke ke Kantor Telkom Merauke di Jalan Postel Merauke terkait dengan putusnya jaringan internet Telkom di Merauke pada Kamis (11/01/2024).
Wakapolres Merauke Kompol Vicky Pandu W, ditemui media di Mapolres Merauke membenarkan jika 3 anggotanya tersebut mengalami luka lemparan batu dari pengunjuk rasa saat melakukan pengamanan aksi demo tersebut.
Ketiganya adalah pertama AKP Irwanto Syahwal, Kepala Seksi Propam Polres Merauke, Ipda Maria Ndun dan Briptu Deyce. Ketiganya, kata Wakapolres sempat dilarikan ke rumah sakit untuk pengamanan lebih lanjut karena luka di kepala. ‘’Ada beberapa jahiutan akibat luka kena lemparan batu,’’ jelasnya.
Pelakunya, lanjut Wakapolres sengaja melemparkan batu kearah personel pengamanan Polres Merauke yang berada di depan Kantor Telkom saat mengamankan aksi demo tersebut.
Wakapolres Vicky Pandu mengungkapkan, sebanyak 4 orang yang diduga sebagai pelaku tersebut langsung diamankan oleh pihak Reskrim. ‘’Coba cek ke Reskrim penangannya seperti apa,’’ pinta Wakapolres.
Secara terpisah, Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK membenartkan 4 orang yang diamankan pihaknya tersebut .
‘’Saat ini mereka masih diinterogasi,’’ katanya.
Kasat Haris Baltasar menjelaskan bahwa keempat orang yang diamankan tersebut bukan bagian dari mahasiswa tapi masyarakat biasa yang mencoba untuk melakukan anarkis dengan melempari petugas yang sedang melakukan pengamanan. ‘’Kita masih lakukan interogasi. Belum ada kesimpulan,’’ tandasnya. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…