

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra didampingi Kabag Ops AKP Hajarka dan KBO Reskrim Ipda Boy Jun foker menggelar konfrensip pers terkait penahanan Kepala BPKAD Boven Digoel atas kasus dugaan manipulasi SPID Boven Digoel, Rabu (12/2) (FOTO:Humas Polres Boven Digoel/Cepos )
BOVEN DIGOEL – Diduga melakukan manupulasi sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) Kabupaten Boven Digoel, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Boven Digoel berihnisial WG dan seorang stafnya berinisial CN diamankan pihak Kepolisian Resor Boven Digoel.
Press release yang diterima media ini dari konfrensi pers yang dilakukan Kapolres Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra didampingi Kabag Ops AKP Hajarka dan KBO Reskrim Ipda Boy Jun foker, menyampaikan pengungkapan perkara tindak akses Ilegal yang seolah otentik tersebut, Rabu (12/02) kemarin.
‘’Kedua tersangka yakni saudara WG selaku kepala BPKAD dan CN salah satu stafnya di Kantor BPKAD Kabupaten Boven Digoel sudah kita amankan dengan barang bukti yaitu 3 unit HP, 1 unit tablet, 1 unit router wifi fiberhome, dan 2 unit laptop,’’ kata Kapolres.
Kedua tersangka kata Kapolres disangkakan tindak pidana berupa akses ilegal dan manipulasi dokumen yang diatur pada Pasal 35 atau Pasal 32 Ayat (1) UU RI nomor 1 Tahun 2004 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang terjadi pada tanggal 22 Januari tahun 2025 di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Kabupaten Boven Digoel dengan diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara denda maksimal Rp 12 miliar.
Kapolres menjelaskan, para tersangka melakukan perbuatan ilegal akses dan manipulasi dokumen yang dianggap seolah-olah otentik yaitu dengan mengakses akun orang lain yang hal ini akun milik OPD lain kemudian melakukan perubahan data jadi seolah-olah dilakukan oleh OPD tersebut tanpa sebelumnya diketahui oleh OPD yang bersangkutan
‘’Modus operandi ini kami dapati sudah lama dilakukan, dimana sesuai SOP pada SIPD RI yang merupakan sistem keuangan daerah yang digunakan seluruh Indonesia baik itu Pemerintahan kabupaten sampai ke dinas-dinas dibawahnya,’’ katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…