

Para kepala sekolah dan guru OAP SD dan SMP saat mengikuti pelatihan manajemen peningkatan kompetensi bagi para kepala sekolah dan guru OAP kampung lokal yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke di Hotel Halogen, Selasa (12/7).
MERAUKE – Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT mengaku bangga punya guru-guru Orang Asli Papua (OAP) yang berjuang untuk menyiapkan dasar pendidikan bagi generasi muda di Papua.
Ungkapan ini disampaikan orang nomor satu di Merauke itu, ketika membuka pelatihan manajemen peningkatan kompetensi bagi para kepala sekolah dan guru OAP kampung lokal yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke di Hotel Halogen, Selasa (12/7).
Guru OAP diminta tetap optimis dengan terus belajar untuk meningkatkan kompetensi, semangat kerja dan menjalankan tugas dengan baik untuk menghasilkan generasi yang baik di dunia pendidikan.
“Kalau kita tidak melaksanakan tugas dengan baik, jangan pernah mengharapkan hasil yang baik. Siapa yang bercucuran keringat akan menuai hasil. Untuk itu, proses harus dijalani, karena hidup tidak selamanya mudah, tapi harus dijalani dan kita akan belajar dari kegagalan dan kesuksesan,” ujarnya.
Romanus Mbaraka juga memberikan motivasi akan kegagalan maupun keberhasilan dirinya hingga dua periode jadi bupati. Semua proses dialui dengan sabar untuk bisa mendapatkan hasil terbaik dan diawali dengan ketekunan dan setia dalam melaksanakan tugas. Secara umum dikatakan, banyak anak-anak OAP tidak berhasil karena tidak kuatnya pendidikan dasar.(ulo/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…