Setelah yang bersangkutan ditangkap, selanjutnya meminta bantuan Polsek Merauke Kota untuk mengawal tahanan tersebut kembali ke Lapas Merauke. Iapun kini ditempatkan di ruang tahanan khusus atas perbuatannya tersebut.
Namun Kalapas mengaku masih mendalami cara pelaku melepaskan borgol yang ada di tangan dan kakinya sehingga berhasil kabur dengan naik keatas lantai II Kantor Lapas Merauke kemudian melompat dari pagar setinggi 5 meter.
Ditanya lebih lanjut alasan pelaku melarikan diri tersebut, Kalapas mengatakan bahwa dari pemeriksaan sementara yang dilakukan pihaknya yang bersangkutan beralasan nekat kabur karena ibunya meninggal di Mappi.
‘’Tapi sebenarnya kalau ada seperti itu bisa diberikan izin khusus yang penting ada surat permohonan dari keluarga kemudian dilakukan pengawalan. Tapi ini tidak ada,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…