Setelah yang bersangkutan ditangkap, selanjutnya meminta bantuan Polsek Merauke Kota untuk mengawal tahanan tersebut kembali ke Lapas Merauke. Iapun kini ditempatkan di ruang tahanan khusus atas perbuatannya tersebut.
Namun Kalapas mengaku masih mendalami cara pelaku melepaskan borgol yang ada di tangan dan kakinya sehingga berhasil kabur dengan naik keatas lantai II Kantor Lapas Merauke kemudian melompat dari pagar setinggi 5 meter.
Ditanya lebih lanjut alasan pelaku melarikan diri tersebut, Kalapas mengatakan bahwa dari pemeriksaan sementara yang dilakukan pihaknya yang bersangkutan beralasan nekat kabur karena ibunya meninggal di Mappi.
‘’Tapi sebenarnya kalau ada seperti itu bisa diberikan izin khusus yang penting ada surat permohonan dari keluarga kemudian dilakukan pengawalan. Tapi ini tidak ada,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan…
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…