Namun pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan. Kemudian pertemuan terjadi lagi pada 4 Maret 2024. Namun pihaknya tidak hadir karena sudah fokus pengamanan pleno KPU kabupaten yang berlanjut dengan pleno KPU Provinsi Papua Selatan. ‘’Tapi informasi bahwa palang sudah dibuka. Masyarakat telah berbesar hati membuka palang tersebut,’’ kata Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa pemalangan tidak selamanya menyelesaikan permasalahan, dan merugikan berbagai pihak. Termasuk pekerja. Dimana perusahaan tersebut berdasarkan laporan yang diterima pihaknya telah mempekerjakan 3.500 orang dengan tanggungan keluarga sekitar 8.700 orang.
‘’Tentu investor yang berinvestasi di Merauke tentunya mendapatkan perlindungan dari keadaan investasi mereka baik dari pemerintah daerah mapun dari keamanan karena dia sudah menciptakan lapangan pekerjaan untuk sekitar 3.500 orang yang ditampung. Tapi disisi, hak-hak dari masyarakat juga harus dilindungi,’’ katanya.
Karena itu, Kapolres I Ketut Suaryana, masyarakat harus cerdas dan pandai dan tidak mudah dimanfaatkan pihak lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi. ‘’Masyaraakt tentunya juga harus menjaga kondisi daerah yang tetap aman dan kondusif,’’ pungkasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…