

Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Marman
MERAUKE- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Selatan mengajukan anggaran sebesar Rp 168 miliar ke Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan Marman, S.Sos, M.Si, didampingi Sekretaris Bawaslu Papua Selatan Ahmad Erianto ditemui media ini mengungkapkan bahwa anggaran yang diajukan ke Pemprov Papua Selatan tersebut adalah untuk kebutuhan Pilkada dan Non Pilkada.
‘’Tapi ada penyampaian dari Bawaslu Republik Indonesia bahwa untuk kebutuhan Pilkada dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tapi, sampai sekarang kita belum tahun jumlahnya,’’ kata Marman.
Sehingga jika kebutuhan Pilkada tersebut dibiayai oleh APBN maka yang pihaknya tetap harapkan dari Pemprov Papua Selatan adalah pembiayaan untuk kebutuhan non Pilkada.
Pasalnya, sebagai lembaga yang baru terbentuk di Papua Selatan, Bawaslu Provinsi Papua Selatan membutuhkan sarana prasarana untuk menunjang tugas dari Bawaslu Provinsi Papua Selatan diantaranya meja, kursi, komputer dan sebagainya.
‘’Kita juga saat ini belum bisa bergerak untuk melaksanakan tugas dari Bawaslu seperti sosialisasi kepada masyarakat karena kita Bawaslu Provinsi Papua Selatan belum memiliki anggaran untuk itu,’’ jelasnya.
Soal anggaran yang diajukan ke Pemprov Papua Selatan tersebut, Marman mengaku masih menunggu diundang dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk membahas anggaran yang pihaknya ajukan tersebut.
‘’Tentunya anggaran sebesar itu nanti dirasionalisasi oleh Pemprov Papua Selatan berapa yang disetujui sesuai dengan kemampuan daerah,’’ tandasnya. (ulo)
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…