

Hana S.Hikoyabi (FOTO: Priyadi/Cepos)
SENTANI-Peredaran Narkoba khususnya jenis ganja di Kabupaten Jayapura menjadi perhatian serius Pemkab Jayapura, karena peredaran ganja tidak hanya terjadi di Kota Sentani, namun sudah mulai memasuki perkampungan, bahkan kampung yang ada di Danau Sentani.
Oleh karena itu dibutuhkan peran serta masyarakat kampung untuk lebih waspada dan hati- hati. Jika ada perahu yang datang tanpa dikenali orangnya, mereka harus waspada karena ditakutkan mereka membawa barang haram untuk dijual ke kampung.
“Kepala kampung (KPK) yang ada di Danau Sentani harus benar- benar waspada terhadap peredaran Narkoba di kampung yang ada di Sentani, karena sekarang peredaran Narkoba sudah kemana- mana dan tidak mengenal usia. Saya minta KPK waspada kepada siapa saja yang datang ke kampong, apalagi jika warga baru harus dicek identitas diri dan keperluannya, semua harus jelas,’’ungkapnya, Senin (11/9) kemarin.
Sekda Hana menegaskan, kampung harus bersih narkoba (bersinar), kepala kampung harus mampu memberikan sosialisasi kepada warganya agar menjauhi dan menghindari Narkoba, karena ini melawan hukum dan siapapun yang tertangkap akan diproses hukum dengan tegas.KPK jangan main-main terhadap peredaran Narkoba karena ini bisa merusak generasi bangsa, terutama yang ada di kampung-kampung.
Sekda Hana juga meminta kepada orang tua untuk bisa menjaga anak- anaknya dalam bergaul dengan sesama teman di lingkungannya. Jangan membebaskan anaknya bergaul karena ini sangat berbahaya.(dil/ary)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…