

Kepala Otoritas Bandara X Rasburhany (foto:DOK/CEOPOS)
MERAUKE– Ditengah efiesiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Kementrian Perhubungan Republik Indonesia masih mengakomidir 11 jalur penerbangan perintis di wilayah Provinsi Papua Selatan. Jalur penerbangan perintis ini mulai efektif sejak 1 Maret 2025 lalu.
Kepala Otoritas Bandara (Otban) X Rasburhany kepada wartawan sesuai melakukan rapat dengan gubernur Papua Selatan di Kantor Sementara Gubernur Papua Selatan mengatakan bahwa awalnya untuk penerbangan perintis tersebut juga terimbas efisiensi anggaran namun karena jalur perintis ini masih sangat dibutuhkan di Papua yang berdampak langsung pelayanan kepada masyarakat sehingga anggaran untuk jalur perintis dimana pemerintah memberikan subsidi tetap dipertahankan.
‘’Tahun ini ada 11 jalur penerbangan perintis di Papua Selatan diantaranya Merauke-Bomakia, Ewer-Kamur, Merauke –Bade, Merauke-Okaba, Merauke-Senggo dan sejumlah jalur perintis lainnya yang jumlah keseluruhannya ada 11 jalur penerbangan,’’ kata Rasburhany.
Meski begitu, Rasburhany menjelaskan bahwa untuk pembangunan infrastruktur tetap terimbang dengan refocusing anggaran dimana beberapa pembangunan infrastruktur bandara dan lapangan terbang yang harusnya dibangun tahun ini terpaksa ditunda karena anggarannya direfocusing.
Dia mencontohkan untuk overley di Bandara Ewer Kabupaten Asmat dan pembuatan pagar Bandara Kepi Kabup[aten Mappi yang harus ditunda tahun ini karena alokasi anggarannya telah direficusing atau diefisiensi.
‘’Karena adanya refocusing anggaran itu membuat sejumlah pembangunan fisik sejumlah bandara di Papua Selatan tidak dapat dilaksanakan tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan, program-program yang sudah direncanakan tersebut dapat diakomodir kembali,’’ harapnya.
Sehubungan dengan adanya kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket sampai 11 persen untuk seluruh rute penerbangan di Indonesia, Rasburhany mengaku bahwa penurunan harga tiket sampai 11 persen tersebut telah berakhir 7 April 2025. Namun masyarakat meminta pemerintah agar penurunan harha tiket sampai 11 persen tersebut dapat dipertahankan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…