

Nurmila Nainin, atau akrab disapa Tapasya yang dilaporkan hilang sejak Senin (7/4). ( Foto/Ist)
JAYAPURA-Kasus anak hilang kembali terjadi di Kota Jayapura. Bila sebelumnya, anak bernama Nur Aulya di Koya Barat, Distrik Muara Tami yang sempat dilaporkan hilang, kini seorang anak perempuan bernama Nur Mila Nainin, yang akrab disapa Tapasya juga dilaporkan hilang.
Tapasya yang berusia 9 tahun ini dilaporkan hilang sejak Senin (7/4) siang, namun hingga Rabu (9/4) kemarin juga belum ada tanda-tanda ditemukan. Pihak keluarga juga sudah menyebarkan informasi di berbagai media sosial, namun juga belum ada kabar terkait hilangnya Tapasya ini.
Menurut keterangan sang ibu, Iriyanti, anak sulungnya tersebut terakhir terlihat saat sedang mencuci piring di rumah mereka yang terletak di Kompleks Dok IX Bawah, tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Papua.
“Saat kejadian saya tidak ada di rumah, karena pergi ke kota. Sementara Tapasya tinggal di rumah dan sedang mencuci piring,” ujar Iriyanti saat dikonfirmasi, Rabu (9/4).
Awalnya, Iriyanti tidak merasa curiga saat tidak menemukan anaknya di rumah sepulang dari kota. Ia mengira Tapasya sedang bermain dengan teman-temannya. Namun hingga malam hari, anaknya tak juga kembali ke rumah.
“Karena saya pikir mungkin Tapasya pergi bermain dengan teman-temannya, tapi lama-kelamaan tidak kembali ke rumah,” tuturnya.
Merasa khawatir, Iriyanti akhirnya mulai mencari keberadaan anaknya. Hingga, Rabu (9/4) kemarin, Tapasya belum ditemukan. Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Jayapura Kota.
“Saat ini saya ada di Polresta Jayapura Kota untuk membuat laporan. Semoga anak saya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya.
Terpisah Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor Mackbon mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kasus anak hilang di Dok X tersebut. “Kami sudah terima laporan, dan akan kami laporkan hasilnya nanti,” ujarnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait ini Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Yahukimo membantah tuduhan yang sempat…
Meneri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pasokan batu bara untuk…
Aksi bejat yang tidak bisa diterima akal sehat mengguncang Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). R…
Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…
Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…