Namun sebelum keluar mengecek, salah satu anak laki-lakinya yang ingin ke kamar mandi, melihat dari celah-celah pintu rumahnya ada kobaran api di belakang bangunan kiosnya. Anaknya tersebut membangun kakaknya untuk memadamkan api namun api lebih dulu membesar dan menghanguskan bangunan kios miliknya.
Mulyawan Ismail belum bisa memastikan berapa kerugian material yang dialami kedua korban tersebut apalagi dirinya baru mengisi kios tersebut dengan barang-barang terutama bawang merah dan bawang putih. ‘’Kerugiannya bisa ratusan juta,’’ tambahnya.
Informasi yang diterima media ini bahwa 4 tanki mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api tersebut sehingga api tidak merembet ke bangunan lainnya yang ada di sekitar kios yang terbakar itu. ‘’Untung angin tidak ada, kalau ada angin kencang pasti bangunan di belakang kios itu habis,’’ kata Mulyadi, tetangga kios Mulyawan. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…