Namun sebelum keluar mengecek, salah satu anak laki-lakinya yang ingin ke kamar mandi, melihat dari celah-celah pintu rumahnya ada kobaran api di belakang bangunan kiosnya. Anaknya tersebut membangun kakaknya untuk memadamkan api namun api lebih dulu membesar dan menghanguskan bangunan kios miliknya.
Mulyawan Ismail belum bisa memastikan berapa kerugian material yang dialami kedua korban tersebut apalagi dirinya baru mengisi kios tersebut dengan barang-barang terutama bawang merah dan bawang putih. ‘’Kerugiannya bisa ratusan juta,’’ tambahnya.
Informasi yang diterima media ini bahwa 4 tanki mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api tersebut sehingga api tidak merembet ke bangunan lainnya yang ada di sekitar kios yang terbakar itu. ‘’Untung angin tidak ada, kalau ada angin kencang pasti bangunan di belakang kios itu habis,’’ kata Mulyadi, tetangga kios Mulyawan. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…