

Polisi melakukan oleh TKP di Puskesmas Gudang Arang Merauke yang telah kecurian 4 kali, Kamis (8/1) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Puskesmas Gudang Arang yang ada di Kelurahan Kamahedoga, Kabupaten Merauke secara beruntun dibobol maling. Sejumlah aset yang ada di Puskesmas yang baru 2 tahun digunakan itu berhasil dibawa oleh pencuri.
Kepala Puskesmas Gudang Arang Jefri Boy mengaku telah 4 kali kecurian secara berturut-turut sejak Minggu 28 Desember 2025 sampai kejadian terakhir pada Kamis (8/1/2026) sekira pukuyl 04.40 WIT.
Adapun barang-barang yang hilang dibawa kabur oleh pelaku tersebut berupa 10 kipas angin, 2 dispencer, 3 lemari plastic, satu pohon Natal yang ditaruh di bagian luar bangunan tepatnya di bagian depan puskesmas, 1 unit TV 42 inc dan sebuah profil tank ukuran 250 liter.
‘’Yang tadi pagi dicuri itu sebuah profil tank ukuran 250 liter,’’ kata Jefri Boy.
Untuk masuk ke dalam puskesmas tersebut pelaku merusak 6 kaca jendela, yakni 5 kaca jendela luar dan 1 kaca jendala dalam. ‘’Jendelanya tipis karena terbuat dari aluminium sehingga mudah sekali dicungkil atau dibuka,,’’ katanya. Apalagi jendela-jendela tersebut tidak ada teralis pengaman.
Polisi yang mendapatkan laporan terkait dengan aksi pencurian tersebut langsung mendatangi TKP. Dipimpin Kasat Reskrim AKP Anugrah didampingi KBO Ipda Sewang, Polisi melukan ollah TKP.
Ipda Sewang mengaku, dari 4 kejadian tersebut, pihaknya sudah 3 kali melakukan olah TKP. ‘’Ini yang ketiga kalinya dari 4 kejadian tersebut,’’ katanya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…