

Pembukaan Kongres Nasional XXXIII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXI PMKRI di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Senin (08/07/2024) (foto: Sulo/Cepos )
MERAUKE – Kongres Nasional XXXIII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXI Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas di Merauke, Provinsi Papua Selatan diikuti sekitar 300 peserta dari 85 cabang seluruh Indonesia berlangsung 7-14 Juli 2024.
Kongres Nasional XXXIII PMKRI ini dibuka Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kepemudaan Kemenpora Republik Indonesia Drs. Yohan, M.Si, di Auditorium, Kantor Bupati Merauke, Senin (08/07/2024).
Pada kesempatan tersebut, Yohan menekankan kepada PMKRI yang juga sudah masuk golongan pemuda Indonesia itu untuk mempersiapkan diri dengan baik dengan berinvestasi melalui pendidikan.
‘’Tentunya melalui kongres nasional PMKRI ini, harapannya ada di pundak adik-adik semuanya. Kalau ingin ikut serta berkontribusi mempercepat pembangunan nasional menuju Indonesia emas tahun 2045 maka harus mampu menginvestasikan sejak sekarang melalui pendidikan. Harus belajar dengan sebaik-baiknya untuk ilmu setinggi-tingginya,’’ tandasnya.
Sebelumnya, Kongres Nasional XXXIII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXII PMKRI ini diawali misa pembukaan dipimpin oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Kanisius Mandagi, MSC di di Gereja Kathedral St. Fransiskus Xaverius Merauke pada Minggu (7/7/2024).
Dalam khotbah, Uskup Mandagi menekankan pelaksanaan Kongres PMKRI ke-33 dan MPA ke-32 diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang dapat merekomendasikan kepada mahasiswa Katolik untuk menjadi orang-orang yang memperjuangkan kemanusiaan, keadilan sosial dan persaudaraan sejati.. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…