Categories: MERAUKE

Ibu yang Buang Bayinya Jadi Tersangka

MERAUKE  Masih ingat kasus seorang ibu yang membuat bayi laki-laki yang baru dilahirkan di  tengah perkebunan kelapa sawit di Kampung Mandekman, Distrik Ulilin 2022 lalu. Sang ibu, berinisial JN yang membuang bayi laki-lakinya  tersebut  telah ditetapkan sebagai tersangka.

‘’Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka, karena sengaja membuang anak yang baru dilahirkan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi Kanit PPA Ipda Maria Ndun, Kamis (6/4).

   Kendati berstatus tersangka, namun JN tidak ditahan karena dinilai cukup kooperatif ketika penyidik membutuhkan keterangannya. Sementara anak yang dibuang tersebut diadopsi oleh salah seorang karyawan perusahaan kelapa sawit. Sedangkan laki-laki yang menghamili JN, kabur dan tidak diketahui keberadaannya sejak mengetahui  JN hamil.

‘’Pelaku JN mengaku belum siap mempunyai anak kalau dia sendiri yang merawatnya. Karena  laki-laki yang menghamilinya dan sudah pacaran sekitar 1 tahun itu melarikan diri, sehingga pelaku setelah melahirkan bayi  itu langsung membuangnya di tengah perkebunan kelapa sawit, di mana orang biasa lewat di situ,’’ katanya.

  Diketahui, bayi malang itu ditemukan  oleh seorang pekerja kelapa sawit yang saat itu mendengar  adanya tagisan bayi di tengah perkebunan kepala sawit. Setelah mendekati sumber suara, ternyata  seorang bayi  laki-laki yang sudah mulai dikerumuni semut. Untungnya, bayi laki-laki tersebut masih bisa diselamatkan. (ulo/tho)     

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

38 minutes ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

2 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

3 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

4 hours ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

5 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

6 hours ago