

Marthen Rummar (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Marthen Rummar memberikan tanggapan terkait dengan sejumlah persoalan yang ditemukan oleh Komisi III DPRP Papua Selatan saat melakukan monitoring terkait dengan bantuan dana beasiswa yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Selatan terhadap aak-anak Papua Selatan yang sedang kuliah di sejumlah perguruan tinggi di Pulau Jawa.
Ditemui media ini, mantan Kepsek SMKN 3 Merauke ini mengungkapkan bahwa untuk beasiswa yang diberikan oleh Pemprov Papua Selatan tersediri pertama pelimpahan mahasiswa dari Pemerintah Provinsi Papua, kemudian mahasiswa yang diprogramkan dan dilakukan seleksi langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, serta afirmasi dari Kemendikbud.
‘’Ada mahasiswa penerima beasiswa di Surabaya, Malang, Jogjakarta dan Semarang,’’ kata Marthen Rummar di Merauke, Selasa (6/5).
Dikatakan, dalam 2 tahun itu, setiap tahunnya pihaknya melakukan monitoring langsung ke perguruan tinggi dimana mahasiswa tersebut sedang kuliah. Sementara untuk beasiswa afirmasi dri kemendikbud, monitoring dilakukan oleh Kemendikbud.
‘’Tapi kami juga ikut melakukan monitoring. Karena untuk anak-anak yang mendapat beasiswa afirmasi dari kemendikbud, kami juga berikan uang saku kepada mereka,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…