Sekjedar diketahui dalam beberapa tahun antara tahun 2018-2021, panen padi di Merauke melimpah. Bahkan saat itu petani di Merauke sempat melakukan aksi demo karena hasil panen petani tidak seluruhnya mampu diserap oleh Bulog karena gudang yang terbatas. Bulog hanya mampu menyerap sampai 35.000 ton.
Namun dalam 4 tahun terakhir, hasil panen petani di Merauke anjlok akibat musim hujan yang berkepanjangan sehingga sebagian petani gagal panen. Bahkan di tahun 2023 lalu, Bulog hanya bisa membeli 3000-an ton dari petani Merauke. Selain karena harga beli pemerintah lebih rendah dibandingkan dengan harga jual petani, juga karena beras sangat kurang di petani, sehingga memaksa Bulog Merauke mendatangkan beras dari Surabaya dan Makassar secara besar-besaran.
Di tahun 2024 ini, serapan Bulog mulai menyentuh diatas 10.000 ton. Selain karena hasil panen petani cukup bagus di tahun ini, juga karena pemerintah telah menaikan harga pembelian menjadi Rp 11.000 perkilo. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…