

Prakirawan BMKG Merauke Yunita
MERAUKE– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) Merauke mencatatkan bahwa di bulan April 2025 ini telah memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.
‘’Kita sudah berada di bulan April dan sekarang kita masuk dalam masa transisi dari musim hujan ke musim panas,’’ kata Prakirawan BMKG Merauke Yunita ditemui wartawan di kantornya, di Merauke, Jumat (4/4).
Musim kemarau sendiri, lanjut Yunita, diprediksi akan terjadi pada bulan Mei 2025. Selama masa transisi tersebut, lanjut dia, masih akan terjadi hujan mulai dari hujan sedang sampai hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir.
‘’Pada bulan April ini kita mengalami transisi. Dimana polanya itru sering sekalinya di siang hari, panasnya cukup terik, sedangkan pada sore sampai malam hari, hujan sedang sampai lebat sangat berpotensi terjadi. Itu pola cuaca terjaid di masa-masa transisi atau peralihan. Jadi untuk cuaca buruk sedang, petir dan lebat masih berpotensi terjaid di bulan April,’’ katanya.
Page: 1 2
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…