Karena itu, lanjutnya potensi banjir terjadi dengan beberapa faktor lingkungannya diantaranya kurangnya resapan air, tidak adanya saluran atau drainase untuk mengalirkan air ke tempat yang lebih rendah dan sebagainya.
KJarena itu, Yunita memberikan saran bagi para petani yang akan menanam tanaman yang cepat rusak apabila tergenang air untuk memperhatikan beberapa factor diantaranya media tempat menanam tanaman tersebut bebas dari banjir.
‘’Ya, kalau misalnya mau tanam cabe, maka salah satu yang diperhatikan adalah media tempat menanam. Jangan sampai tanam di lahan yang sering kena banjir atau tergenang air. Tapi cari lahan yang memang tidak kena banjir,’’ katanya.
Iapun menyarankan apabila mau menanam cabe dalam jumlah yang banyak maka sebaiknya dipertimbangkan untuk tidak menanam di masa transisi yang masih berpotensi hujan lebat tersebut.
‘’Baiknya, saat masuk bulan Mei nanti untuk mulai menanam Cabe. Itu hanya bersifat saran, agar petani yang mau menanam Cabe dalam jumlah besar tidak mengalami kerugian yang besar juga. Tapi, tentunya, petani lebih paham dengan pengalaman mereka selama ini,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…