Categories: MERAUKE

Angin Kencang, Nelayan Diingatkan Waspada Gelombang Tinggi

MERAUKE – Hingga saat ini, wilayah Merauke masih berada dalam kondisi musim panas atau kemarau. Prakirawan BMKG Merauke Rizaldi Ramadhan  ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya  mengungkapkan bahwa musim panas atau kemarau yang terjadi saat ini diperkirakan akan berlangsung sampai akhir bulan Oktober 2024.

Namun begitu, yang harus diwaspadai oleh para nelayan  adalah angin kencang yang terjadi terutama di laut   Arafura dan Merauke  yang dapat menyebabkan gelombang tinggi antara 1,5-2 meter.

‘’Untuk   kapal-kapal nelayan untuk selalu waspada di bagian wilayah Timur hingga sebagian wilayah Timika. Untuk pengaruhnya karena karateristik musim kemaru ini anginnya dari Australia  atau angin Timur sehingga angin kencang menyebakan  gelombang tingig sebagian di Merauke,’’ katanya.

Rizaldi menjelaskan, musim hujan di Merauke diperkirakan  akan datang di akhir Oktober atau awal November 2024 dan  puncak musim hujan tersebut diperkirakan akan terjadi ddi bulan  Februari  hingga Maret 2025. ‘’Di bulan Februari atau Maret 2025, kemungkinan itentitasnya hujan akan tinggi,’’ jelasnya     

  Soal prakiraan sebelumnya dimana musimm kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang, Rizaldi  Ramadhan menjelaskan bahwa kemungkinan musim kemaraunya yang agak panjang tersebut untuk wilayah Papua bagian barat   

‘’Tapi untuk wilayah  Papua terutama di Merauke,  musim kemarau ini akan berhenti di bulan akhir bulan Oktober dan kemungkinan awal musim hujan  awal atau pertengahan November  2024,’’ pungkasnya. (ulo/wen)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

17 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

18 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

18 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

19 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

20 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

24 hours ago