

Roberto Mancini saat mundur sebagai pelatih Timnas Italia. Dia saat ini dipercaya sebagai pelatih Timnas Arab Saudi. (Alberto Pizzoli/AFP/Antara)
JAKARTA-Pelatih Timnas Arab Saudi, Roberto Mancini, menyatakan tidak akan meremehkan Timnas Indonesia dalam pertandingan pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mantan juru taktik Manchester City itu ingin anak asuhnya tetap mewaspadai skuad Garuda.
Arab Saudi di bawah nakhoda Roberto Mancini akan berjumpa dengan Timnas Indonesia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Salah satu pertandingan pembuka Grup C tersebut dijadwalkan kick-off pada Jumat (6/9) pukul 01.00 WIB.
Green Falcons, julukan Arab Saudi, sejatinya lebih diunggulkan dibandingkan dengan Timnas Indonesia pada laga nanti. Selain karena berstatus sebagai tuan rumah, level dan catatan statistik Arab Saudi jauh lebih baik.
Dalam hal peringkat FIFA, misalnya. Arab Saudi menempati posisi ke-56 dunia. Posisi itu jauh di atas Timnas Indonesia yang saat ini berada di urutan ke-133. Ada selisih 77 anak tangga di antara kedua tim.
“Kami mengenal lawan kami dengan baik dan tahu perkembangan mereka dalam 10 tahun terakhir,” kata Mancini dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Selain itu, Roberto Mancini menyatakan bahwa pertandingan pertama tidak akan pernah mudah. Karena itu, dia menganggap laga kontra Timnas Indonesia sangatlah penting. “Laga yang sulit dan kami sangat mengetahui Timnas Indonesia,” jelasnya.
“Pertandingan pertama selalu sulit dan kami ingin memulai (putaran ketiga) kualifikasi dengan baik. Kami tentu harus percaya diri dan tetap terus meningkatkan kemampuan,” imbuh Mancini.
Karena itu, Mancini membutuhkan semua kemampuan para pemain Arab Saudi dan juga faktor eksternal, yakni suporter. “Untuk bisa meraih kemenangan, kami harus memberikan segala yang kami miliki. Kami juga butuh dukungan suporter di Jeddah,” pungkas Mancini. (*)
SUMBER: JAWAPOS
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…