Namun begitu, Agmad Ismail mengaku pihaknya hanya menyalurkan sesuai dengan data penungasan yang diberikan dari pemerintah. ‘’Kalau kami di sini hanya membayar atau menyalurkan sesuai dengan data yang ada. Kalau ditanya apa penyebab jumlah penerimanya turun, itu kami tidak tahu,’’ jelasnya.
Namun tambah dia, setiap keluarga penerima manfaat wajib membawa KTP dan Kartu Keluarga asli. ‘’Kalau sudah membawa KTP dan Kartu Keluarga asli dan kita cocokan nama sesuai barulah kita salurkan kepada penerima tersebut,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
"Kami menegaskan bahwa tuduhan dan pernyataan yang disampaikan melalui platform Facebook dengan akun "DM' dan…
Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid di Sentani, Kamis,…
im Resmob Numbay berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AA (19) di…
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada…
BPK RI Perwakilan Papua yang hadir, Pengendali Teknis II, Setya Adie Pratama, Ketua tim, Resi…
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura Pdt. Steven A. Wonmaly, mengatakan bahwa ini bukan…