Namun begitu, Agmad Ismail mengaku pihaknya hanya menyalurkan sesuai dengan data penungasan yang diberikan dari pemerintah. ‘’Kalau kami di sini hanya membayar atau menyalurkan sesuai dengan data yang ada. Kalau ditanya apa penyebab jumlah penerimanya turun, itu kami tidak tahu,’’ jelasnya.
Namun tambah dia, setiap keluarga penerima manfaat wajib membawa KTP dan Kartu Keluarga asli. ‘’Kalau sudah membawa KTP dan Kartu Keluarga asli dan kita cocokan nama sesuai barulah kita salurkan kepada penerima tersebut,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Program penanaman kakao dan kopi ini merupakan implementasi visi-misi strategis Bupati Tolikara. Program lintas sektor…
Gubernur Papua Pegunungan Dr(HC), John Tabo, SE, M,B.A meminta seluruh organisasi perangkat daerah segera mempercepat…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas, Iptu Sipora Persila Samon, S.Sos. ,menyatakan, Kegiatan menyasar pengendara yang…
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.10…
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa menegaskan, keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama dalam…
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan, pembangunan sumber…