Categories: MERAUKE

11 Binaan Lapas Merauke Dapatkan Assimilasi Covid-19

MERAUKE– Sebanyak 11 warga binaan Lapas Merauke telah mendapatkan   assimilasi rumah atau  assimilasi Covid-19, Kamis (3/11). Belasan warga binaan Lapas Merauke ini  lebih cepat bisa bebas dari lembaga pemasyarakatan.

     Kasi Binadik Lapas Merauke  Adhi N. Utomo, S.Sos, yang juga bertindak sebagai Plh Kalapas, ketika ditemui mengungkapkan, assimilasi rumah atau assimilasi Covid-19  tersebut telah diperpanjang sampai 31 Desember 2022, sehingga narapidana yang telah menjalani  setengah dari pidananya dan menjalani 2/3 pidananya terhitung 31 Desember 2022  mendapatkan assimilasi rumah tersebut.

    ‘’Tentunya untuk mendapatkan assimilasi rumah ini, ada beberapa ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi warga binaan diantaranya bukan residivis, tidak melakukan pelanggaran selama menjalani masa pidana. Bukan kasus korupsi, Narkotika,  persetubuhan terhadap anak dibawah umur, pembunuhan berencana, dan beberapa persyaratan lainnya,’’ katanya.

    Adhi Utomo menjelaskan bahwa sejak Januari sampai 3  November  2022 tersebut, jumlah warga binaan yang telah mendapatkan assimilasi rumah atau Covid-19 sebanyak 54 orang. ‘’Terhitung sejak 1 Januari  sampai 3 November 20-22 hari ini, total warga binaan kita yang telah mendapatkan assimilasi rumah sebanyak 54 orang,’’ tandasnya. Bagi 54 warga binaan yang telah mendapatkan assimilasi rumah ini, jika ternyata saat berada di luar  Lapas melakukan  pelanggaran atau tidak pidana baru maka  assimilasi rumah tersebut langsung dicabut.(ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

1 day ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

1 day ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

1 day ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

1 day ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

2 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago