Categories: MERAUKE

Polres Mappi Masih Tunggu Satu Saksi

Terkait Terbakarnya 2 Kapal di Mappi yang Berujung Tewasnya 5 ABK

MERAUKE – Kepolisian Resor Mappi sampai sekarang ini masih menunggu salah satu saksi yang merupakan salah satu dari anak buah kapal yang terbakar di Dermaga Pelabuhan Asgon, Distrik Assue Kabupaten Mappi, beberapa waktu lalu.

Diketahui, dua kapal yang terbakar adalah LCT SPOB Cahaya Arrahman  -01 dan sebuah kapal kayu. Akibat kebakaran ini, 5 orang meninggal dunia dan  sejumlah ABK lainnya mengalami luka bakar.

    Kapolres Mappi AKBP Damianus  Dedy Susanto, SIK, SH, MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Andi Suhidin, SH, M.Si, saat dihubungi lewat telpon selulernya, Senin (3/10) mengungkapkan bahwa sampai sekarang ini pihaknya masih menunggu pemeriksaan satu saksi yang ABK dari 2 kapal yang terbakar tersebut yang saat ini masih menjalani perawatan di Merauke.

‘’Kita masih menunggu salah satu saksi yang dievakuasi ke Merauke untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Sampai sekarang yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Merauke,’’ kata kasat Reskrim Andi Suhidin. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa dalam kasus ini, Polisi penemukan dua dugaan tindak pidana yang terjadi. Pertama, adanya unsur kelalaian serta dugaan penjualan BBM tidak sesuai dengan aturan.

Namun untuk meningkatkan kasus tersebut ke tingkat penyidikan, pihak Reserse Kriminal Polres Mappi masih membutuhkan keterangan salah satu saksi yang merupakan salah satu ABK dari 2 kapal yang terbakar tersebut.

Sekadar diketahui, kasus kebakaran kedua kapal ini terjadi pada Kamis (18/8) sekitar pukul sekitar pukul 01.45 WIT. Akibat kebakaran itu, 5 ABK meninggal dunia yakni  Markus Tangke, Ahmad Septi Ramadan, Herman, Ucok dan Supardi. 

Sementara 12 ABK lainnya mengalami luka bakar yakni Mansur, Syahrul Nimrat, Callu, Narli, Fadli, Novyanto, Elbin, Ayub, Sutopoali, Hawi, Muhamad Abdul Raup, Bunga Ayub. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago