Categories: MERAUKE

Penyelenggara KPU di 4 Distrik Jalani Rapid Test

Komisioner dan staf sekretariat     KPU Merauke  Merauke  saat mengikuti rapid test di Puskesmas Mopah Baru, Senin (3/8)kemarin.  (FOTO: Sulo/cepos)

MERAUKE-Sesuai rencana sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten  bersama  dengan para staf, PPD, PPS dan PPDP  melakukan rapid test mulai  Senin (3/8), kemarin. Ketua   KPU Kabupaten Merauke Theresia Mahuze menjelaskan bahwa  rapid test ini dilakukan  untuk komisioner dan staf sekretariat KPU penyelenggara di bawahnya  PPD, PPS dan PPDP  di  4  distrik   yakni Merauke, Semangga, Tanah Miring dan Ulilin.     

  Rapid test ini dilakukan   di Puskesmas  dari 4 distrik tersebut. “Untuk   Distrik  Merauke  ada 6 puskesmas yang  bisa  digunakan  untuk melakukan rapid test,’’ katanya. 

  Sedangkan    untuk 3 distrik  lainnya  di masing-masing puskesmas.   Menurutnya , rapid test  ini dilakukan   sebelum melaksanakan kembali  tahapan  atau kerja-kerja  dari KPU,   terutama  saat ini  untuk petugas  PPDP yang sedang  melaksanakan pencocokan dan penelitian  (Coklit)  pemilih.

  “Untuk rapid test ini dilakukan  di 4 distrik dengan sasaran 665  petugas kami yang mengikuti  rapid,’’ terangnya. 

  Bagaimana dengan petugas  PPD, PPS dan PPDP di 16 distrik lainnya.  Theresia  Mahuze menjelaskan bahwa  untuk  16 distrik  yang  tidak dilakukan rapid test  tersebut tetap dilakukan  pemeriksaan kesehatan  biasa di  puskesmas  masing-masing  yang akan menerangkan  bahwa  yang  bersangkutan tidak  sedang sakit   atau influenza.    

   Ditambahkan, rapid test  ini tidak  dapat  dilakukan  untuk seluruh  petugas  PPD, PPS dan PPDP  di 20 distrik  tersebut karena keterbatasan anggaran.   Sementara  4 distrik  menjadi prioritas  dilakukan rapid  test,  karena   keempat   wilayah tersebut selama ini masuk dalam  zona merah dan kuning.
   “Sedangkan untuk  Distrik  Ulilin, kita tahu selama  ini  menjadi  pintu masuk keluar masyarakat Merauke-Kabupaten  Boven   Digoel,’’ jelasnya.  

   Namun  untuk hasilnya dari rapid  test tersebut  belum  diketahui  apakah ada yang reaktif  atau semuanya non  reaktif.  Sebab, belum    semua melakukan  pemeriksaan di hari pertama  tersebut. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ada 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

​Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…

24 minutes ago

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…

53 minutes ago

Disorot DPRP, Gubernur Diminta Jelaskan Sisa Dana Cadangan

–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…

1 hour ago

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua Warga Cina Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…

2 hours ago

​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…

2 hours ago

Proyek Dinarasikan Seolah-olah Hanya Bawa Narasi Positif Tanpa Dampak Negatif

   Proyek pembangunan jalan yang difungsikan sebagai prasarana ketahanan pangan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua…

3 hours ago