Categories: MERAUKE

Pleno Rekap Tingkat Kabupaten Dijaga Ketat

Bupati Merauke Frederikus Gebze saat diperiksa oleh petugas sebelum  masuk ke dalam ruangan rapat pleno pleno   terbuka  rekapitulasi hasil perhitungan dan penetapan suara perolehan Pemilu  2019 digelar  oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke,  di swiss belHotel   Merauke, Jumat (3/5).  ( FOTO : Sulo/Cepos  )

MERAUKE- Sesuai rencana  semula,  rapat pleno   terbuka  rekapitulasi hasil perhitungan dan penetapan suara perolehan Pemilu  2019 digelar  oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke,  di swiss belHotel   Merauke, Jumat (3/5). 

    Rapat    pleno yang dihadiri langsung Bawaslu Kabupaten Merauke, PPD dari 20   distrik,  saksi  partai politik dan pengurus  Parpol  itu dibuka   langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Merauke  Theresia Mahuze, SH, dan  dihadiri 4 komisioner  KPU lainnya. 

   Pembukaan    rapat pleno tingkat  Kabupaten ini dijaga secara ketat oleh   pihak keamanan dari  Polres Merauke dan Brimob.    Setiap   yang masuk ke dalam ruang  rapat  tidak luput dari   pemeriksaan dengan menggunakan metal detector. 

  Termasuk orang nomor satu di Merauke, Frederikus Gebze  dan Ketua KPU Merauke Theresia Mahuze, SH,  tidak luput  dari pemeriksaan metal detector tersebut.  Begitu juga  tas  bawaan terlebih   dahulu  melalui  pemeriksaan . Ini dilakukan   untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan  selama pelaksanaan rapat  tersebut. Namun dari pemeriksaan   itu, tidak ada pengunjung yang membawa  alat atau bahan yang membahayakan. 

     Bupati    Merauke Frederikus  Gebze, SE, M.Si  memberikan apresiasi   baik kepada penyelenggara  pemilu dalam hal  ini KPU, PPD, PPS, KPPS kemudian  Bawaslu  dan pengawas TPS, kemudian   pihak keamanan dalam hal ini TNI dan Kepolisian atas terselenggarannya   Pemilu di Kabupaten  Merauke secara aman dan  lancar. Termasuk kepada masyarakat yang sudah memberikan  hak suaranya di TPS serta mampu menjaga Merauke  menjadi istana   damai dan cinta kasih di   ujung Timur Indonesia. 

   Ketua KPU Kabupaten Merauke  Theresia Mahuze menegaskan bahwa  bahwa pihaknya sebagai penyelenggara Pemilu  tetap mengawal demokrasi di Tanah Animha dengan tetap menjaga integritas  penyelenggara mulai dari KPU sampai pada tingkat  KPPS.  

  ‘’Kami pastikan suara rakyat di TPS itulah yang diplenokan saat ini di kabupaten dan akan dilanjutkan pada pleno provinsi dan nasional,’’ terangnya. 

  Pembukaan rapat pleno ini juga dihadiri wakil bupati  Sularso, SE, Dandim 1707/Merauke, Kajari Merauke  Lukas Alexander Sinuraya dan Wakapolres Merauke  Kompol YS Kadang. (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

19 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

19 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

20 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

20 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

21 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

21 hours ago