Menurutnya, disatu sisi proyek tersebut digembor gemborkan proyek besar seolah-olah proyek itu jadi semua dan orang Indonesia akan sejahtera semua. Tapi di sisi lain mengorbankan banyak hal.
‘’Untuk PSN di Merauke bukan masalah setuju atau tidak setuju. Pertama, rakyat harus terlibat. Jangan bikin proyek yang aneh-aneh tapi rakyat tergusur dari situ. Pertanyaannya, rakyat di sana terlibat atau tidak,’’ tandasnya.
Ditambahkan, banyak pengalaman yang sudah terjadi seperti perkebunan kelapa sawit di Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Dimana pembabatan kebun kelapa sawit di Arso untuk jagung, sekarang lahan tersebut menjadi hutan dan tidak ada apa-apa. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Sarmi Dominggus Catue dalam penyerahan DPA SKPD terebut mengatakan penyerahan ini merupakan momentum atau…
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Kamaludin menegaskan bahwa penyebab utama…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang kepada wartawan…