Rakianus Samkakai, mewakili para orang tua peserta dan masyarakat Merauke memberikan apresiasi atas dilaksanakannya Festival Bahasa Ibu ini. Iapun berharap, Mahasa Marind sebagai Bahasa Ibu di Kabupaten Merauke dapat masuk ke dalam muatan lokal di sekolah-sekolah sebagai bagian dari melestarikan Bahasa Ibu.
‘’Kalau Bahasa Ibu hilang, maka kita juga akan kehilangan jati diri sebagai orang Marind. Mari kita lestarikan Bahasa Ibu lewat kegiatan seperti ini dan lebih penting lagi bisa masuk mejadi muatan lokal di sekolah-sekolah,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Akibat pencurian tersebut, ikon kebanggaan Papua khususnya Kota Jayapura itu hingga kini tampak gelap gulita…
Pantauan media ini di lapangan, sejak pukul 07.00 WIT para guru hingga pelajar dari empat…
Selain itu bermodal di putaran pertama Persipura juga berhasil mengkandaskan mimpi Barito saat bertandang ke…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom akan fokus menyelesaikan utang daerah di…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan timika, I Wayan Suyatna melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan…