Rakianus Samkakai, mewakili para orang tua peserta dan masyarakat Merauke memberikan apresiasi atas dilaksanakannya Festival Bahasa Ibu ini. Iapun berharap, Mahasa Marind sebagai Bahasa Ibu di Kabupaten Merauke dapat masuk ke dalam muatan lokal di sekolah-sekolah sebagai bagian dari melestarikan Bahasa Ibu.
‘’Kalau Bahasa Ibu hilang, maka kita juga akan kehilangan jati diri sebagai orang Marind. Mari kita lestarikan Bahasa Ibu lewat kegiatan seperti ini dan lebih penting lagi bisa masuk mejadi muatan lokal di sekolah-sekolah,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…