Rakianus Samkakai, mewakili para orang tua peserta dan masyarakat Merauke memberikan apresiasi atas dilaksanakannya Festival Bahasa Ibu ini. Iapun berharap, Mahasa Marind sebagai Bahasa Ibu di Kabupaten Merauke dapat masuk ke dalam muatan lokal di sekolah-sekolah sebagai bagian dari melestarikan Bahasa Ibu.
‘’Kalau Bahasa Ibu hilang, maka kita juga akan kehilangan jati diri sebagai orang Marind. Mari kita lestarikan Bahasa Ibu lewat kegiatan seperti ini dan lebih penting lagi bisa masuk mejadi muatan lokal di sekolah-sekolah,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tanah adat bukan sekadar sebidang lahan. Bagi masyarakat adat, tanah merupakan warisan, identitas, sekaligus aset…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih,SH ketika di konfirmasi membenarkan adanya temuan…
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang berinisial DIR (40), SA (41) dan A (29).…
Plt. Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayawijaya Narson Wetipo, S.Th menyatakan meskipun banyak OPD -OPD…
Koordinasi tersebut dilakukan dalam Rapat Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Jayapura dengan telah melakukan…
Tahap pengelapan dan pelapisan aspal ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat Kota Jayapura yang telah…