

Dr. Hermanto (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan cetak sawah baru seluas 120.000 hektar. Direktur Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Kementan RI, Dr. Hermanto mengungkapkan, dari target 120.000 hektar cetak sawah baru di seluruh Indonesia di tahun 2026 ini, terbesarnya ada di Tanah Papua . Untuk Tanah Papua ditargetkan seluas 65.000 hektar. Artinya, hampir 60 persen cetak sawah baru di tahun 2026 ada di Tanah Papua.
‘’Tanah Papua ini mencakup 6 provinsi yang ada di Tanah Papua,’’ kata Hermanto di Merauke, Sabtu (30/5).
Dikatakan lebih lanjut, dari 65.000 hektar cetak sawah baru di Tanah Papua tersebut, 31.000 hektar ada di Kabupaten Merauke. ‘’Ini luar biasa, kekuatan potensi yang ada di Merauke,’’ tandasnya.
Hermanto menegaskan bahwa dari target 65.000 hektar tersebut harus bisa dipastikan cetak sawah baru 2026 ini benar-benar dapat terlaksana baik secara tehnis dan administrasi terpenuhi serta waktunya harus tepat waktu.
‘’Target cetak sawah ini harus selesai di bulan Agustus, sehingga di bulan September nanti kita akan mulai tanam,’’ terangnya.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…