

MERAUKE- Sebanyak 93 personel Polres Merauke dan Batalyon Pelopor Brimob Merauke mengikuti tradisi siraman air dengan menggunakan water canon. Tradisi penyiraman ini dipimpin langsung Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga di halaman apel Mapolres Merauke, Rabu (31/12).
Tradisi penyiraman ini, kata Kapolres, memiliki makna yang mendalam bahwa setiap personel yang naik pangkat membutuhkan perhatian yang lebih lagi dan tanggung jawab terhadap tugas yang diembannya sebagai pelindung, pengayom masyarakat.
‘’Upacara korps raport organisasi Polri ini tak semata-mata menjadi hak dari setiap personel Polri yang secara otomatis diberikan begitu saja, tapi harus selektif dengan melihat kondisi, prestasi kerja, integritas dan loyalitas personel serta dedikasi yang tinggi terhadap organisasi,’’ katanya.
Kenaikan pangkat ini, lanjutnya, merupakan akumulasi prestasi, kredibilitas, dedikasi dan loyalitas yang disesuaikan dengan kebutuhan oraganisasi.
Page: 1 2
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…