Categories: MERAUKE

ADD Tahap III untuk 10 Kampung di Merauke Tidak Dicairkan 

MERAUKE- Kementrian Keuangan tidak mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap ketiga untuk 10 kampung yang ada di Merauke pada 2021.  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke, Drs. Alberth Rapami, M.Si, mengungkapkan, dari 179  kampung yang ada di Merauke,  hanya 169 kampung yang dana tahap ketiga dapat dicairkan oleh Kementian Keuangan.

Sedangkan 10 kampung lainnya tidak dicairkan karena kena finalty.  ‘’Kesepuluh kampung itu dana desa tahap ketiga di tahun 2021 tidak dicairkan karena kena finalty,’’ katanya kepada Cenderawasih Pos baru-baru ini. Ke-10 kampung  itu, ungkap  Alberth Rapami diantaranya Kampung Nggolar, Kwemsit, Terry, Sabudom, Tor dan Kladar. 

Menurut mantan Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Merauke ini, ke-10 kampung tersebut diberi finalty oleh Kementrian Keuangan karena berdasarkan pemantauan yang dilakukan  oleh Kemenkeu, ternyata  di dalam rekening 10 kampung tersebut masih tersimpan dana desa Tahun 2015-2018. ‘’Padahal saat itu disarankan  untuk mengembalikan ke kas negara,’’ katanya.

Meski  dana telah dikembalikan ke kas negara, namun pengembaliannya terlambat sehingga kena finalty dan konsekuensinya dana desa tahap ketiga tahun 2021 sebesar 20 persen tidak dicairkan. 

‘’Tentunya itu merugikan masyarakat  kampung sendiri karena dana yang seharusnya turun ke masyarakat akhirnya tidak masuk ke rekening. Apalagi ada pengembalian dana, pada hal di kampung masih banyak kebutuhan  yang harus dibiayai,’’ pungkasnya. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: DANA

Recent Posts

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

4 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

10 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

11 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

12 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

13 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

14 hours ago