Categories: MERAUKE

Pelaku Penganiayaan Istri Ditangkap

MERAUKE –Pelaku penganiayaan di Merauke yang  menyebabkan meninggalnya sang istri berinisial YW, akhirnya ditangkap polisi.  Pelaku yang sempat melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor ke Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke itu diamankan Sabtu (28/5).

‘’Untuk pelaku sudah kita berhasil diamankan Sabtu kemarin,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kanit Pidana Umum Reskrim Ipda Harisman, ketika ditemui  di ruang kerjanya, Senin (30/5).

Kendati sudah diamankan, namun pelaku belum menjalani pemeriksaan, sehingga belum terungkap apa yang melatar belakangi penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap istrinya  Priscilia Paliama tersebut hingga korban meninggal dunia. ‘’Penyebab penganiayaan itu  kita belum tahu karena pelaku belum diperiksa,’’ terangnya.

Meski antara korban sudah sah sebagai suami istri karena telah diberkati di gereja, namun keduanya belum dicatatkan di pencacatan sipil. Sehingga atas kasus kekerasan yang dilakukan tersebut, pelaku tidak  dapat  dijerat dengan UU Perlindungan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Tapi pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang berakibat meninggalnya orang lain. ‘’Pernikahan antara pelaku dan korban belum dicatatkan di catatan sipil sehingga  tidak bisa dijerat dengan UU KDRT, tapi KUHP yakni Pasal 351 ayat (3),’ terangnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan ini dilakukan YW di rumahnya,  di Kelurahan Karang Indah, Merauke  Selasa (24/5) dinihari sekitar pukul 01.30 WIT.

Dimana pelaku melakukan kekerasan dalam rumah tangga  dengan cara menendang korban sebanyak 4 kali dan kena dibagian perut 2 kali dan dada 2 kali, mengakibatkan korban sesak napas, pingsan, kejang-kejang dan meninggal dunia. 

Pelaku yang telah dikaruniai 7 anak dengan korban tersebut memilih kabur setelah memastikan istrinya tak bernyawa.  (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

6 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

6 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

7 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

7 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

8 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

8 hours ago