

Para bakal calon anggota legislatif Partai Golkar Keerom saat melakukan pendaftaran di KPU Keerom di Arso Swakarsa, Sabtu (13/5). (FOTO: Eryck / Cepos)
KEEROM – Sebanyak 20 bakal calon anggota legislatif (Caleg) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua yang akan maju pada Pemilihan Legislatif 2024, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Keerom, Sabtu (13/5).
Bertempat di Gedung Sekretariat DPD II Partai Golkar, Arso Swakarsa, Ketua DPD Partai Golkar Keerom, Piter Gusbager melalui Sekretaris, Muchti Ali Sinay menyampaikan, 20 bakal Caleg Partai Golkar siap bersaing memperebutkan 6 kursi DPRD Kabupaten Keerom pada Pileg 2024 mendatang.
“Keinginan kami tidak muluk-muluk, target kami pada Pileg 2024 adalah 6 kursi, 2 kursi di 3 Dapil yang ada sesuai dengan hasil Rakerda Partai Golkar Keerom,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, Partai Golkar Keerom berharap bisa mendapatkan 7 Kursi atau sekitar 35 persen sehingga bisa mengusung bakal calon Kepala Daerah sendiri tanpa berkoalisi.
“Untuk Bacaleg Partai Golkar Dapil Papua IV, kami mengusulkan 3 nama Caleg dengan target 1 kursi, kalaupun bisa meraih 2 kursi ya syukur alhamdulillah. Pendaftaran Bacaleg Golkar hari ini, merupakan langkah awal perjuangan kita menuju Pemilu 2024,” ungkap Muchti Ali Sinay.
Sementara itu, Kanisius Kango, Wakil Ketua I Bidang OKK Partai Golkar Keerom mengatakan, Golkar menargetkan menang di Pemilu 2024. (eri/tho)
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…