Ia menjelaskan bahwa sebanyak 60 guru akan dilatih secara intensif agar mampu mengoptimalkan penggunaan akun belajar.id dan memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi Google. Program ini, lanjutnya, akan membuka akses seluas-luasnya bagi siswa untuk memperoleh sumber belajar gratis dari platform Google di seluruh dunia.
“Ini adalah cara kita menginternasionalkan pendidikan, sekaligus sebagai jembatan untuk masuk ke dunia digital yang sehat,” tambah Kamaruddin.
Dari pihak Google, komitmen serupa diungkapkan untuk memberikan dukungan penuh berupa pelatihan guru hingga sertifikasi level 1, 2, bahkan Trainer, serta penyediaan perangkat. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Biak sebagai mercusuar pendidikan digital di Papua dan Indonesia bagian timur. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…