Ia menjelaskan bahwa sebanyak 60 guru akan dilatih secara intensif agar mampu mengoptimalkan penggunaan akun belajar.id dan memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi Google. Program ini, lanjutnya, akan membuka akses seluas-luasnya bagi siswa untuk memperoleh sumber belajar gratis dari platform Google di seluruh dunia.
“Ini adalah cara kita menginternasionalkan pendidikan, sekaligus sebagai jembatan untuk masuk ke dunia digital yang sehat,” tambah Kamaruddin.
Dari pihak Google, komitmen serupa diungkapkan untuk memberikan dukungan penuh berupa pelatihan guru hingga sertifikasi level 1, 2, bahkan Trainer, serta penyediaan perangkat. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Biak sebagai mercusuar pendidikan digital di Papua dan Indonesia bagian timur. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 berhasil mengamankan lima orang yang diduga menjadi penghubung sekaligus…
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jayapura Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku serta…
Saat razia berlangsung, petugas memberhentikan sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton berwarna silver dengan nomor polisi…
Hal itu pun disampaikan Rismon setelah menemui Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat,…
Hasil ini mengukuhkan Persido Dogiyai sebagai juara Grup A dengan koleksi 7 poin, sementara Persemi…
Menurut Yunus Wonda, sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat penting dalam menyediakan data…