

Suasana hari pertama pelayanan SPMB di SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, Rabu (25/6) kemarin. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor menyatakan bahwa hari pertama proses penerimaan siswa baru (SPMB) secara daring, Rabu (25/6), berjalan dengan baik dan lancar, terutama di sekolah-sekolah negeri. Sejumlah sekolah seperti SMKS YPK 1 Pariwisata, SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, serta SMP 1, 2, dan 3 yang menerapkan sistem online, relatif tidak mengalami penumpukan siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd, mengamati bahwa sistem SPMB online terbukti lebih efisien dibandingkan pendaftaran luring yang justru menimbulkan kerumunan.
“Saya pantau pagi tadi berjalan dengan baik dan lancar, relatif tidak ada penumpukan siswa di sekolah-sekolah yang membuka pendaftaran secara online itu. Penumpukan saya lihat di sekolah yang justru offline,” ungkap Kamaruddin.
Meskipun demikian, Kamaruddin mengakui adanya beberapa kendala teknis yang ditemukan di lapangan, terutama terkait kemandirian calon siswa dalam mengunggah berkas.
Banyak calon siswa tidak mengunggah dokumen penting seperti ijazah atau Kartu Keluarga (KK) saat mendaftar melalui jalur domisili. Hal ini memaksa pihak sekolah untuk turun tangan membantu proses pemindaian (scan), konversi ke format PDF, dan pengunggahan berkas ke sistem.
“Misalnya kalau mau masuk lewat jalur domisili itu harus upload ijazah, KK-nya, ada anak-anak itu tidak mengupload. Sehingga sekolah juga membantu untuk mengscan dulu, mem-PDF-kan dulu lalu mengupload ke sistem,” jelas Kamaruddin.
Ia mencontohkan, di SMA 1, proses bantuan pengunggahan ini bisa menghabiskan waktu hingga 30 menit per siswa, terlebih bagi pendaftar jalur prestasi yang memerlukan rapor lima semester.
Page: 1 2
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras,…