Beberapa rekomendasi lain yang muncul dari FGD antara lain peningkatan penerangan di titik-titik rawan kriminalitas, pemasangan CCTV, serta pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat atau Pamswakarsa yang digerakkan oleh kepala kampung dan kepala distrik serta dikukuhkan oleh kepolisian atau Bhabinkamtibmas.
Peserta forum juga mengimbau agar orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari. Disepakati bahwa anak-anak tidak diperkenankan berkeliaran di luar rumah melewati pukul 22.00 WIT. Selain itu, anak-anak di bawah umur juga dilarang untuk bekerja sebagai juru parkir, khususnya pada jam sekolah dan di area keramaian.
Kapolres Biak menegaskan bahwa penegakan hukum yang kuat harus didukung oleh kesadaran kolektif masyarakat. Ia berharap, hasil FGD ini menjadi pijakan awal untuk membangun pola pencegahan dan perlindungan anak yang lebih komprehensif di Kabupaten Biak Numfor. (Il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…