Sedangkan untuk belanja tidak terduga dialokasikan sebesar Rp. 9,75 milyar dan belanja transfer sebesar Rp. 248,28 milyar. Anggaran belanja transfer merupakan anggaran yang dialokasikan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
“Target penerimaan pembiayaan mengalami kenaikan sebesar Rp. 13,01 milyar dan penerimaan pembiayaan yang direncakan berasal dari Silpa Tahun Anggaran 2025 dan pinjaman daerah. Sementara target pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan dari anggaran sebelumnya sebesar Rp. 25,57 milyar. Pengeluaran pembiayaan diperuntukkan untuk penyertaan modal daerah pada Bank Papua dan Penyelesaian Pokok Utang yang jatuh tempo.
“Melalui pembahasan bersama DPRK, kami mengharapkan masukan dan saran untuk melakukan rasionalisasi serta harmonisasi agar target pendapatan, belanja, danpembiayaan dapat ditetapkan secara efisien, realistis, dan selaras dengan prioritas pembangunan serta visi dan misi Kepala Daerah,” harap Bupati. (ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…