Categories: BIAK

Pasar Murah Diserbu Warga, Sembako Subsidi Jadi Primadona

BIAK – Ribuan warga membanjiri Lapangan Hoki Mandala, yang kini dikenal sebagai Kampung Natal, untuk memanfaatkan program Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Biak Numfor, Kamis (19/12). Program ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Maxi Sihanenia, menjelaskan bahwa pasar murah ini telah digelar di empat lokasi selama memasuki Desember 2024, yakni Kantor Distrik Biak Kota, Kantor Klasis GKI, Gereja Imanuel Samofa, dan Kampung Natal.

“Kami juga akan melanjutkan program ini di Gereja Eben Haezer Ridge Samofa pada tanggal 20 Desember,” ujarnya mengatakan program pasar murah itu menjadi yang terakhir di tahun 2024.

Dalam pasar murah ini, berbagai bahan pokok dijual dengan harga bersubsidi. Misalnya, cabai (rica) yang biasanya dijual seharga Rp70 ribu per kilogram, bisa dibeli hanya dengan Rp40 ribu, berkat subsidi pemerintah sebesar Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, harga beras kualitas super kemasan 10 kilogram yang di pasaran mencapai Rp160 ribu, dijual seharga Rp100 ribu.

Produk lain seperti gula, susu, mentega, tepung, dan telur juga tersedia dengan harga lebih murah. Telur, yang biasanya dijual seharga Rp75 ribu per rak, kini bisa dibeli seharga Rp55 ribu per rak dengan batasan maksimal dua rak per kupon pembeli.

Masyarakat Biak menyambut program ini dengan penuh antusias. Maria, salah satu warga yang hadir, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Harga kebutuhan pokok naik menjelang Natal, jadi pasar murah ini sangat meringankan beban kami,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

14 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

15 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

15 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

16 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

16 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

17 hours ago