Wacana ini disampaikannya sebagai bagian dari dorongan pemerataan pembangunan dan pemerintahan yang lebih inklusif di seluruh tanah Papua. Ia juga mengaitkan hal ini dengan upaya meningkatkan konektivitas dan kolaborasi lintas daerah yang telah dijalin antara Papua Pegunungan dan Saireri.
“Saya percaya, kalau Saireri jadi provinsi, itu bukan untuk memisahkan, tapi memperkuat. Kita akan saling menopang, dari gunung sampai laut, kita jangan saling membedakan satu dan yang lain, kita sama-sama orang Papua,” ujar Gubernur Tabo yang juga menyoroti pentingnya kerja sama ekonomi dan pendidikan sebagai pengikat kuat antarwilayah.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Persiharjo Sukoharjo merupakan salah satu wakil Jawa Tengah yang lolos ke babak nasional. Kemenangan ini…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…