

Gubernur Papua Tengah Jhon Tabo bersama Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra dan Ketua DPRK Biak Numfor dan DPRP Papua Pegunungan menunjukkan kesepakatan antara Pemkab Biak Numfor dan Provinsi Papua Pegunungan Rabu (16/7). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos
BIAK – Dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) kerja sama antar daerah yang digelar di Gedung KSL Biak, Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) Jhon Tabo, SE., MBA menyuarakan dukungannya terhadap wacana pemekaran wilayah Teluk Saireri menjadi provinsi tersendiri. Wilayah ini meliputi Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Kepulauan Yapen.
Menurut Gubernur Tabo, pemekaran wilayah bukan berarti memisahkan diri dari Papua, tetapi justru sebagai langkah untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada rakyat.
“Kita tetap satu Papua. Tapi pelayanan harus merata. Saireri punya potensi besar, sudah saatnya berdiri sendiri sebagai provinsi,” ujarnya.
Ia menilai bahwa kekuatan Saireri mencakup infrastruktur transportasi udara yang memadai, sumber daya perikanan yang melimpah, dan posisi strategis di kawasan Pasifik. Dengan modal tersebut, wilayah Saireri dinilai sangat siap secara geografis dan ekonomi untuk berkembang lebih cepat jika memiliki kewenangan sendiri.
Page: 1 2
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…
Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut…
Presiden menjelaskan, meski pemerintahannya baru berjalan satu tahun, aparat penegak hukum telah berhasil menyita sekitar…
Starlink saat ini menyediakan internet berkecepatan tinggi melalui konstelasi lebih dari 9.000 satelit di orbit…
Pencarian yang dimulai pukul 06.00 WIT tersebut sempat terhambat oleh cuaca buruk, sehingga kapal KN.SAR…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan bantuan tersebut merupakan alokasi tahun 2025 untuk bulan…