

Kapal KM Sinabung saat akan sandar di pelabuhan Biak dibantu dorongan dari kapal Tug Boat, tampak melawan untuk mejauh dari daratan. Selasa (13/1). (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
Perairan Utara Papua Dalam Status Siaga
BIAK – Alam sedang tidak bersahabat di utara Papua. Kawasan perairan Saireri hingga Biak Numfor kini dalam kondisi mencekam akibat cuaca buruk yang melanda sejak Selasa (13/1). Angin kencang dan gelombang raksasa memaksa otoritas pelabuhan menghentikan seluruh aktivitas di laut demi mencegah tragedi.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP), secara resmi mengeluarkan larangan keras bagi seluruh pengguna jasa laut. Instruksi ini langsung berdampak pada lumpuhnya transportasi antarpulau.
Kapal cepat Express Bahari 99B yang menjadi urat nadi rute Biak–Waren–Serui dipastikan berhenti beroperasi sementara. Nakhoda Express Bahari 99B, Eko Wahyudi, mengonfirmasi bahwa risiko keselamatan terlalu besar untuk ditembus.
“Kami tidak diizinkan melaut. Situasi di tengah sangat tidak memungkinkan,” tegas Eko saat ditemui di dermaga.
Momen paling mendebarkan terekam di Pelabuhan Biak saat kapal penumpang KM Sinabung, mencoba untuk bersandar. Di bawah gempuran angin kencang dan ombak yang tak kenal ampun, kapal besar ini tampak kesulitan mempertahankan posisinya.
Page: 1 2
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…
Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…
Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…