

Suasana FGD memastikan pasokan gas elpiji yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, di Swissbel Hotel Biak, Rabu (6/5). (foto:FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Pertamina Patra Niaga Papua memastikan pasokan gas elpiji dijamin aman untuk beberapa hari kedepan. Kepastian itu terungkap dalam Focus Discussion Group (FGD) Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Pertamina Patra Niaga Papua. Dinyatakan, ketersedian gas elpiji di Biak saat ini bisa terpenuhi untuk 9 – 12 hari kedepan. Oleh karena itu, masyarakat diminta jangan panik, dan dijawadkan kurang lebih 3.000 tabung dengan ukuran bervariasi akan tiba di Biak tanggal 11 Mei mendatang.
Dengan adanya tambahan pasokan yang akan tiba pada tanggal 11 Mei nanti, maka stok gas elpiji nantinya maka diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk 14 – 20 hari.
“Dari hasil FGD, banyak masukan dan saran. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kelancaran pasokan, dan khusus di Biak dijadwalkan pengirimannya tiba tanggal 11 Mei minggu depan,” kata Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Papua, Adri Angga Aditya, kepada wartawan setelah penutupan FGD bersama Pemerintah Kabuipaten Biak Numfor, di Swissbel Hotel Biak, Rabu (6/5).
Pengiriman sebanyak 3.000 tabung Elpiji memiliki ukuran berat berbeda-beda, tergantung dari permintaan masyarakat (agen penyalur) mulai dari ukuran dengan berat 5,5 Kg dan 12 Kg hingga 50 Kg.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa berharap bahwa koordinasi rutin dengan pemerintah daerah dengan pihak PT. Pertamina Partra Niaga bersama dengan sejumlah stakeholder lainnya menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus memperkuat sistem distribusi gas elpiji ke Biak.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…