Categories: BIAK

Pemkab Biak Numfor Targetkan Peningkatan Pelayanan dan Penguatan Ekonomi

BIAK – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mempertegas komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor pelayanan publik. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, dalam wawancara pada Senin (5/1).

Wakil Bupati menyampaikan bahwa capaian positif sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting bagi kinerja pemerintah di tahun ini. Sebagaimana diketahui, Biak Numfor berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola keuangan daerah.

“Penghargaan yang telah diraih di tahun 2025 silam harus menjadi motivasi. Bupati bersama saya dan seluruh ASN terus berjuang menuju visi APBD Sehat di Biak Numfor,” ujar Jimmy Kapisa. Ia mengakui bahwa tantangan ekonomi nasional saat ini tidak mudah, namun hal tersebut justru memacu Pemda untuk lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sektor kesehatan, Pemkab Biak Numfor memastikan bahwa kebijakan pelayanan Puskesmas 24 jam akan tetap dipertahankan. Meski mengakui masih terdapat kekurangan di lapangan, Jimmy menegaskan komitmen Bupati dan jajaran untuk terus membenahi fasilitas kesehatan (faskes) di tingkat dasar.

“Kami sadar masih ada kekurangan, namun komitmen kami jelas: membenahi setiap satuan pelayanan agar masyarakat mendapatkan hak kesehatan yang optimal,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

3 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

4 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

5 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

6 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

7 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

8 hours ago