Selain menjadi ajang perayaan rohani, parade ini juga menjadi wadah untuk menyuarakan berbagai pesan sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Warga jemaat dengan penuh semangat menyerukan pesan-pesan moral, seperti ajakan untuk menghindari minuman keras (miras) dan alkohol, menjauhi praktik perjudian, Hindari Narkoba, jauhi Seks Bebas yang Beroptensi HIV/AIDS serta menghindari kekerasan terhadap anak dan perempuan. Pesan-pesan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial di tengah-tengah masyarakat.
Meskipun hujan deras mengguyur tanpa henti, semangat warga jemaat tidak surut. Mereka tetap antusias mengikuti rangkaian acara dengan penuh sukacita dan semangat rohani yang tinggi. Parade ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen jemaat dalam memperkuat nilai-nilai iman serta kepedulian sosial di Kabupaten Biak Numfor. (il).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…