Categories: LINTAS PAPUA

Bupati Tinjau SDN Fafado dan SMPN Risei Sayati

RISEI SAYATI- Kunjungan kerja Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, ke Distrik Risei Sayati tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur yang terdampak bencana, tetapi juga menyentuh langsung denyut nadi pelayanan pendidikan di wilayah terpencil. Bupati Mote berkesempatan meninjau SD Negeri Fafado dan SMP Negeri Risei Sayati, menyapa siswa, dan mendengarkan suara para pahlawan tanpa tanda jasa.

Bupati melihat secara langsung aktivitas belajar-mengajar, bahkan meninjau ruang-ruang kelas secara kasat mata. Momen paling berharga adalah ketika Bupati Mote berdialog dengan para tenaga pendidik, menerima aspirasi, dan mendengarkan langsung tantangan yang mereka hadapi dalam pengabdian di daerah terluar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Waropen. Ia bertekad kuat agar program “Satu Kampung Satu Sarjana” dapat diterapkan secara menyeluruh.

“Fokus kita adalah pendidikan yang lebih baik. Saya menaruh apresiasi yang sangat tinggi kepada para tenaga pendidik, terutama yang bertugas di daerah terluar seperti ini,” ungkap Bupati.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago