Categories: LINTAS PAPUA

Banyak Para Pekerja di Waropen Tak Terlindungi BPJS Ketenagarakerjaan

WAROPEN – Melihat kurangnya pengetahuan, edukasi, hingga pelayanan perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Waropen, BPJS Ketenagakerjaan Biak melihat pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja di Kabupaten Waropen. Karena ironisnya di Waropen rata-rata pekerja baik formal dan informal ternyata belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaa.

Mulai dari para pekerja seperti nelayan, buruh, tukang ojek, pedagang keliling, maupun sektor pekerja formal dan informal lainnya, belum terlindungi oleh asuransi ketenagakerjaan.

Olehnya itu, Dinas PTSP Kabupaten Waropen menggandeng BPJS Ketenagakerjaan Biak, melakukan sosialisasi Kegiatan yang dihadiri oleh hampir seratusan pekerja dari berbagai sektor formal dan informal, ini digelar pada Rabu (20/8) di Aula Gereja Paradoi, Waropen, dan dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Waropen, Jaelani, mewakili Bupati.

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Biak Numfor, Taufan Akbar, kegiatan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan di Waropen, yang lama telah non aktif. Seingatnya sejak 2015 lalu, belum ada pengenalan kembali layanan BPJS Ketenagakerjaan di Waropen.

“Sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan sudah pernah masuk di tahun 2015 di Kabupaten Waropen, dan untuk sementara status keanggotaan sudah tidak aktif. Kita datang untuk memberikan aktivasi perlindungan kepada para pekerja penerima upah itu,” ujar Taufan.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 2015.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

2 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

4 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

5 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago