Categories: FEATURES

Minyak Kayu Putih Jogja Awal Pendapatan Bagi Sebagian Masyarakat Biak

Cerita Plt Kadis KLH Papua yang Mengembangkan Pohon Minyak Kayu Putih Sejak 2015

Hutan sebagai paru-paru dunia, oleh karena itu. Masyarakat perlu melakukan rehabilitasi hutan dengan cara menanam pohon minyak kayu putih seperti yang dilakukan Plt. Kadis KLH Papua, Aristoteles Ap. Seperti apa rehabilitasi hutan dengan cara menanam pohon minyak kayu putihyang dilakukanya ?

Laporan – Rohana Wenggi

Menjaga hutan merupakan upaya yang harus dilakukan oleh setiap orang, termasuk diperlukan juga kesadaran masyarakat untuk merawat hutan di lingkungannya masing-masing.

Terlebih, hutan sebagai tempat mencari makan bagi masyarakat lokal di Papua. Di hutan, masyarakat bisa bercocok tanam, berburu dan juga menjadi sumber pendapatan ekonomi lainnya seperti menjual kayu.

Menyadari hutan sebagai paru-paru dunia, Plt. Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Aristoteles Ap yang juga putra asli Papua, mengajak masyarakatnya untuk melakukan rehabilitasi hutan dengan cara menanam pohon minyak kayu putih. Seperti yang pernah ia lakukan.

“Awalnya, bibit minyak kayu putih ini saya ambil dari Jogja. Ini merupakan bibit unggulan, bahkan telah melewati uji riset di Balai Teknologi Kehutanan yang ada di Jogja,” kata Aristoteles Ap, kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/10) lalu.

Bibit pohon minyak kayu putih yang diambil awalnya untuk luas lahan 5 hektar, satu hektar isinya 5.000 pohon. Seiring berjalannya waktu, pohon minyak kayu putih yang ditanamnya tumbuh subur.

Dan ketika pohon minyak kayu putih yang ditanamnya mamasuki usia 2 tahun, Aristoteles  bersama masyarakat setempat mulai panen dan menyuling untuk mendapatkan minyak kayu putih.

Dari hasil suling tersebut, kemudian diuji kembali. Terbukti bahwa kandungan sineol minyak kayu putih tersebut diangka 70 persen.

“Karena kandungan sineolny bagus, maka kami kembangkan semakin banyak lagi. Bahkan dari hasil pengelolaan minyak kayu putih tersebut, kami kemas dengan nama Minyak Kayu Putih Farkin,” kata Aristoteles.

Dari hasil tersebut, masyarakat sudah menikmati hasilnya. Bahkan, menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat, termasuk memenuhi kebutuhan hidup, biaya pendidikan dan sebagainya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Siap Luncurkan Sports Centre

Sejak Persipura didirikan, ini kali pertama tim kebanggaan masyarakat Papua itu memiliki sports centre. Persipura…

8 hours ago

Sertifikasi Tanah Adat di Papua Butuh Kerjasama Lintas Sektor

Menurut Roy, jika pemerintah telah mengeluarkan regulasi namun tidak ada sinkronisasi lintas departemen bersama lembaga…

9 hours ago

Pria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri

Kasi Humas Polres Mimika IPTU Hempy Ona, saat dikonfirmasi, Senin sore membenarkan adanya temuan tersebut.…

9 hours ago

Negara Wajib Biayai Kebutuhan Medis Korban Kekerasan

Direktur LBH Apik Jayapura, Nur Aida Duwila mengatakan pembiayaan visum et repertum dan pemeriksaan medis…

10 hours ago

Terduga Pelaku Penikaman Di Sentani Diamankan

Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah Team Opsnal menerima penyerahan terduga pelaku dari anggota Sat Intelkam…

10 hours ago

Fakta atau Mitos: Menangis Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Menangis merupakan respons alami yang dirasakan seseorang untuk mengungkapkan beberapa emosi baik sedih maupun bahagia.…

11 hours ago